fbpx
Bagikan

Dikutip dari situs resmi UNESCO, Warisan Dunia atau World Heritage adalah sebutan untuk tempat-tempat di Bumi yang memiliki nilai universal luar biasa bagi umat manusia. Tempat-tempat ini kemudian didaftarkan ke World Heritage List untuk dilindungi bersama agar generasi-generasi mendatang dapat menghargai dan menikmatinya.

Kondisi geografis Indonesia yang terdiri dari ribuan kepulauan membuat negeri ini kaya akan wisata bawah laut. Tak mengherankan jika ada cukup banyak destinasi wisata dalam negeri yang pernah, masih, dan akan masuk ke dalam Daftar Warisan Alam Dunia.

Namun ternyata, warisan alam dunia milik Indonesia bukan hanya wilayah perairan semata, akan tetapi perhutanan dan pegunungan juga. Penasaran di mana saja? Yuk, cari tahu jawabannya!

Warisan Alam Dunia di Indonesia

  1. Taman Nasional Komodo. Kamu mungkin tidak lagi asing dengan nama satu ini. Ya, Pulau Komodo, Padar, dan Rinca yang kini ramai dikunjungi wisatawan lokal maupun mancanegara merupakan bagian dari Taman Nasional Komodo, bersama 26 pulau-pulau kecil lain. Dilansir dari situs Kemdikbud, tempat ini diresmikan sebagai salah satu warisan alam dunia oleh UNESCO pada 1991. Dulunya, pembangunan taman nasional ini ditujukan untuk perlindungan Komodo saja. Namun ketika diangkat sebagai salah satu warisan alam dunia, TN Komodo juga melingkupi perlindungan spesies bawah laut.
  2. Taman Nasional Ujung Kulon. Menurut Wikipedia, taman nasional ini merupakan lokasi pertama yang diajukan Indonesia ke UNESCO, yakni pada 1991. TN Ujung Kulon merupakan lokasi perlindungan terakhir (yang diketahui) untuk Badak Jawa di dunia. Selain itu, di taman ini juga terdapat hutan hujan daratan rendah terbesar yang tersisa di Jawa. Taman nasional ini meliputi pulau-pulau volkanik Gunung Krakatau, Pulau Panaitan, Handeuleum dan Peucang. Wisata pantai dan bawah laut di lokasi ini juga terkenal sangat indah.
  3. Taman Nasional Lorentz. Lokasi ini terletak di pegunungan, tepatnya di Puncak Jaya, Papua. Taman nasional ini resmi masuk ke dalam daftar warisan alam dunia sejak 1999. Menurut Wikipedia, lokasi ini juga menjadi taman nasional terbesar se-ASEAN, dengan luas sebesar 25.056 km2. Selain itu, TN Lorentz juga merupakan taman nasional dengan variasi ekologi paling beragam sedunia, dengan ekosistem lengkap mulai dari wilayah laut, hutan bakau, hutan rawa air tawar, pasang surut, hutan hujan dataran rendah dan pegunungan, alpine tundra, sampai gletser khatulistiwa.
  4. Hutan Hujan Tropis Sumatra. Lokasi ini meliputi tiga taman nasional di Pulau Sumatra, yakni: TN Gunung Leuser di Sumatra Utara dan Aceh, TN Kerinci Seblat di Sumatra Barat, Jambi, Bengkulu, dan Sumatra Selatan, dan juga TN Bukit Barisan Selatan di Lampung, Bengkulu, dan Sumatra Selatan. Hutan hujan ini masuk dalam warisan alam dunia sejak 2005. Namun pada 2011, lokasi ini masuk ke dalam in danger list karena ancaman perburuan dan pembalakan liar, perambahan pertanian, dan pembangunan jalan.

Itulah dia 4 Warisan Alam Dunia milik Indonesia yang sampai saat ini masih terdaftar di UNESCO. Wah, ternyata eksotisme Indonesia sangat beragam, ya? (AP)

Bagikan