kehilangan data

 

Data merupakan hal yang sangat penting bagi semua orang. Jangankan perusahaan besar yang pastinya berurusan dengan data dalam jumlah besar sehingga membutuhkan IBM Storage Server Indonesia untuk pengelolaan datanya, Anda yang bersifat personal saja pasti tetap memiliki data. Hanya saja jumlah maupun jenisnya akan berbeda pada setiap orang.

Yap, data memang menjadi bagian penting dalam hidup, baik itu untuk urusan bisnis maupun personal. Data sesederhana apapun, seperti foto liburan, file musik, atau lainnya tetap saja akan terasa sangat menyedihkan jika sampai rusak atau hilang. Apalagi ketika Anda belum sempat melakukan backup data. Sayangnya, ada banyak hal yang bisa menyebabkan data menjadi hilang, seperti:

  • Terhapus

Niatnya menghapus satu data, tapi data yang lain justru ikut terhapus. Ini merupakan salah satu penyebab kehilangan data akibat human error. Biasanya hal ini terjadi ketika data yang akan diatur berjumlah sangat banyak. Apalagi ketika data tersebut memiliki banyak duplikat membuat Anda merasa kesulitan dan bingung untuk mengaturnya secara manual. Akibatnya, Anda mungkin tanpa sadar menghapus data yang tidak seharusnya.

  • Virus

Virus bisa menyebabkan berbagai masalah pada perangkat komputer Anda. Dari mulai merusak sistem, data, hingga hardware. Untuk mengatasi masalah ini, menggunakan anti virus berkualitas yang original dan selalu di-update menjadi salah satu andalan para pengguna komputer. Namun terkadan virus tetap saja bisa masuk baik melalui koneksi internet maupun perpindahan data yang dilakukan menggunakan media eksternal.

  • Hacking

Pengambilan data oleh hacker dilakukan secara profesional dan sangat sulit untuk dicegah, kecuali dicegah oleh seorang profesional juga. Hacker profesional biasanya akan berusaha untuk meretas perangkat yang menyimpan data-data penting, baik data perusahaan ataupun keuangan. Namun, banyak juga korban hacker ini bukanlah data-data penting yang sebenarnya memberikan keuntungan pada mereka. Jadi, meskipun Anda hanyalah orang biasa dan perangkat Anda tidak menyimpan data berharga sekalipun, bukan berarti Anda terbebas dari serangan hacker.

  • Kerusakan Hardware

Hardware menjadi perangkat utama dalam media penyimpanan data. Pada penggunaan secara personal, data biasanya disimpan dalam media internal seperti harddisk PC maupun laptop, atau media eksternal seperti flashdisk, memory card, dan sebagainya. Apapun media yang Anda gunakan, kemungkinan data hilang akibat media penyimpanan mengalami kerusakan tetaplah besar. Itulah sebabnya, media-media tersebut sangat tidak aman jika digunakan untuk penyimpanan data perusahaan.

Berbagai penyebab di atas tentunya membuat para pemilik data harus waspada agar tidak mengalami kehilangan. Itulah sebabnya saat ini banyak yang mulai memanfaatkan teknologi cloud untuk penyimpanan datanya. Sementara untuk perusahaan, penggunaan teknologi yang lebih canggih dalam pengelolaan datanya dan menghindarkan datanya dari risiko hilang sangat diperlukan. Misalnya dengan pemanfaatan IBM storage yang memberikan beragam keuntungan. Tidak hanya dari segi keamanan saja, tetapi juga dari segi biaya. (Vita)

1 KOMENTAR

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here