Perkembangan teknologi tidak hanya sebatas apa yang bisa kita lihat saja seperti mesin, robot, dan alat-alat canggih lainnya. Internet adalah salah satu produk teknologi yang berkembang sangat pesat saat ini.

Jika beberapa tahun lalu internet adalah “barang mewah”, maka sekarang sudah tidak berlaku demikian.

total pengguna internet

Faktanya, dari hampir 8 Miliar penduduk di dunia, 4,5 Miliar diantaranya sudah menggunakan internet atau 58% (lebih dari separuh) penduduk dunia telah menggunakan internet pada bulan Oktober tahun 2019 (src: hootsuite & we are social).

Lebih spesifiknya di Indonesia, dari 268,2 penduduk terdapat 150 juta pengguna internet per Januari 2019 dengan penetrasi sebanyak 56% yang berarti sudah lebih dari setengah penduduk Indonesia yang menggunakan internet.

Padahal, pada tahun 2014, hanya ada 80 jutaan pengguna internet di Indonesia. Artinya, pengguna internet meningkat sebanyak 60 juta lebih dalam 5 tahun terakhir.

pengguna internet di dunia

 

Apa maksudnya angka-angka diatas? itu berarti, kesempatan kita untuk menjangkau calon konsumen sangat terbuka lebar melalui internet.

Jika beberapa tahun lalu kita hanya bisa memasarkan produk di area yang terbatas, maka saat ini itu tidak berlaku lagi. Kita bisa meraih 150 juta pengguna internet di Indonsia dan bahkan menjangkau 4,5 miliar pengguna internet di Dunia!

Saat ini, dengan internet siapapun bisa membeli apa saja dan dimana saja. Begitu juga sebaliknya, penjual bisa menjual apapun kepada siapa saja dan dimana saja.

Kesempatan ini sangat disambut baik oleh pemerintah Indonesia guna meningkatkan perekonomian dan kesejahteraan masyarakat banyak.

Pemerintah terus berbenah untuk mengedepankan akses internet hingga ke pelosok untuk mendorong semua kalangan bisnis, dari yang kecil, menengah, hingga bisnis besar.

Internet marketing disambut baik oleh pembisnis. Maka dari itu mereka berlomba-lomba untuk menjangkau konsumen sebanyak-banyaknya.

Jika sudah demikian, persaingan perdagangan justru semakin ketat. Maka dari itu, strategi digital marketing yang tepat sangat dibutuhkan guna memenangkan persaingan.

Apa itu Digital Marketing?

digital marketing banner

Digital Marketing merupakan sebuah teknik pendekatan untuk mengenalkan, mempromosikan, dan menjual sebuah produk bisnis secara digital melalui beberapa media digital yang tersedia.

Contoh paling mudah adalah iklan-iklan di televisi. Karena promosi tersebut menggunakan media digital, dalam hal ini televisi, maka itu merupakan salah satu promosi di media digital.

Contoh lainnya adalah sebuah website yang menampilkan profil perusahaan atau bahkan menampilkan informasi sebuah produk, itu pun merupakan promosi di media digital.

Perbedaan antara keduanya adalah cara calon konsumen mengakses media tersebut. Televisi tidak membutuhkan internet untuk mengaksesnya, sedangkan untuk membuka sebuah website, orang memerlukan internet untuk mengaksesnya.

Dari sinilah kita akan mengenal internet marketing, sebuah strategi untuk menguasai pasar digital yang membutuhkan internet.

Jadi, internet marketing merupakan bagian dari digital marketing dimana untuk mengaksesnya memerlukan koneksi internet.

Pada kesempatan kali ini penulis akan lebih concern kepada pembahasan tentang internet marketing saja.

Mengapa Internet Marketing Penting Untuk Bisnis?

Mengapa kita harus menerapkan internet marketing dari pada media digital marketing yang tidak menggunakan internet?

Karena seperti yang sudah dijelaskan di awal artikel ini, bahwa internet sedang berkembang dengan sangat-sangat pesat. Dari hampir 8 Miliar penduduk di dunia, 4,5 Miliar diantaranya sudah menggunakan internet.

Alasan selanjutnya adalah biaya beriklan. Di televisi, biaya untuk memasang iklan dengan durasi 30 detik berkisar antara Rp 5.000.000 – Rp 150.000.000 tergantung dari jam tayang dan stasiun televisi-nya. Memang, mahal atau murah itu relatif, tergantung pada perusahaan apa yang ingin beriklan.

Tapi, jika beriklan di televisi, kita tidak bisa menentukan siapa audiens kita secara spesifik. Mengatur audiens akan kami bahas pada artikel selanjutnya.

Dengan dua alasan tersebut, menurut penulis sudah cukup kuat untuk menerakan internet marketing di bisnis.

Media Internet Marketing

Ada banyak jalan menuju roma, begitu pula internet marketing. Berikut ini adalah beberapa media untuk menerapkan internet marketing yang paling umum, yaitu:

1. Website

Mulai membuat website

Website merupakan suatu halaman yang dapat diakses melalui internet. Agak sulit memang untuk menjelaskan apa itu website, meskipun sepertinya Anda sudah tahu. Contohnya adalah ya website ini.

Tapi dapat dianalogikan begini. Jika internet adalah bumi, maka website adalah rumah yang dibangun sendiri.

Untuk membuat website diperlukan domain dan hosting. Hosting merupakan suatu tempat untuk menyimpan data-data sehingga dapat diakses melalui internet, sedangkan domain adalah sebuah nama unik untuk mengakses data-data tersebut contohnya seperti www.metropolution.com. Karena pada dasarnya website adalah sebuah komputer yang dapat diakses oleh siapa saja di internet.

Jika di-analogi-kan lagi, website adalah rumah, maka hosting adalah tanah dan domain adalah alamat rumah tersebut. Kira-kira seperti itu, semoga mudah untuk dimengerti, ya!

Website biasanya digunakan menjadi media internet marketing untuk (paling tidak) meningkatkan kredibilitas suatu perusahaan. Beberapa jenis website yang dapat dijadikan media internet marketing adalah sebagai berikut:

  • Website Profile Company

Website yang berisikan konten tentang profil perusahaan atau produk dari perusahaan tertentu.

Website seperti ini biasanya berguna untuk meningkatkan kredibilitas dan eksistensi perusahaan serta memberikan edukasi kepada konsumen tentang profil perusahaan, detail produk yang dijual, promo apa yang sedang berlangsung, lokasi toko fisik, dan lain-lain.

  • Website Online Shop

Hampir sama seperti website profile company, bedanya di website online shop memungkinkan konsumen untuk bertransaksi langsung di website. Entah itu menggunakan payment gateway atau menggunakan customer service yang ada disana.

  • Website Marketplace

Banyak yang bilang marketplace itu sama dengan online shop. Tapi menurut penulis, keduanya adalah berbeda.

Perbedaannya yaitu di marketplace, penjual bisa datang dari mana saja, sedangkan online shop hanya ada penjual tunggal yaitu si pemilik website. Untuk marketplace akan dijelaskan di point 5.

2. Social Media

Social media atau media sosial merupakan sebuah media online yang tujuan utamanya adalah untuk menghubungkan orang yang satu dengan orang lainnya secara online.

Menurut KBBI, media sosial adalah halaman (website) atau aplikasi yang memungkinkan pengguna dapat membuat dan membagi isi (konten) atau terlibat dalam jaringan sosial.

Berbeda dengan website yang lebih terkesan monolog, di media sosial memungkinkan kita mendapatkan respon dari pengguna lainnya atas konten yang kita buat. Konten disini artinya adalah artikel (teks), video, dan foto atau gabungan dari ketiganya.

Media sosial biasanya digunakan untuk mendapatkan awareness dan engagement dari audiens.

Media sosial juga sangat ampuh untuk mendapatkan perhatian dari warganet tentang perusahaan atau produk tertentu karena faktanya, ada 150 Juta pengguna aktif media Sosial di Indonesia pada kuartal kedua tahun 2019. Artinya, hampir 100% pengguna internet di Indonesia aktif di media sosial.

pengguna sosial media di indonesia 2019

Media sosial yang paling populer di Indonesia adalah facebook, youtube, instagram, twitter, dan Linkedin.

3. Youtube

Lho kok Youtube dibedain? Ya, meskipun youtube merupakan media sosial, namun menurut penulis Youtube lebih dari TV.

Eh, maksudnya lebih dari media sosial, youtube adalah situs berbagi video kepunyaan google dimana kita dapat membagikan video ke seluruh dunia.

Youtube menjadi sangat banyak diakses beberapa tahun belakangan karena akses internet sekarang sudah lumayan cepat dan murah. Bahkan Youtube menjadi salah satu situs yang paling sering dikunjungi di dunia.

Youtube rasanya menjadi aset yang sangat berharga dan wajib dimiliki oleh semua jenis perusahaan di Indonesia.

Mengapa? Karena menurut survei We are Social tahun ini, dari 150 juta pengguna media sosial di Indonesia, 88%-nya mengakses youtube. Menarik bukan?

sosial media paling aktif di indonesia 2019

4. Apps

Apps atau aplikasi mobile merupakan sebuah platform yang dapat didownload dan diakses melalui smartphone.

Apps masuk ke dalam media digital marketing baru-baru ini karena faktanya, 4 Miliar dari 4,5 miliar pengguna internet, menggunakan smartphone sebagai devicenya. Artinya hampir 100% pengguna internet menggunakan smartphone.

Smartphone yang semakin canggih juga menjadi faktor Apps layak dijadikan pilihan untuk melebarkan media internet marketing. Orang lebih suka mengakses smartphonenya daripada PC atau komputer.

Hal ini masuk akal karena melalui smartphone, orang-orang bisa melakukan apa saja seperti yang mereka lakukan di PC / laptop dimana saja dan kapan saja.

Perusahaan-perusahaan dituntut untuk memanjakan konsumennya agar terus menggunakan produk perusahaan tersebut.

5. Marketplace

Seperti yang sudah dijelaskan diatas, marketplace berbeda dengan website online shop atau toko online. Marketplace merupakan sebuah website dimana si pemilik website bertindak sebagai pihak ketiga sekaligus sebagai penjamin transaksi agar transaksi berjalan dengan lancar.

Kelebihan menggunakan marketplace adalah kita tidak perlu repot-repot untuk membangun sebuah website untuk memasarkan produk.

Biaya pendaftaran yang gratis, ada pula yang berbayar namun relatif murah. Traffic yang melimpah, aman, serta mudah dioperasikan. Untuk beriklan di sebuah marketplace pun relatif mudah dan murah.

Namun, karena kelebihan itu semua, timbullah kelemahan menggunakan marketplace sebagai media internet marketing, yaitu banyaknya kompetitor di dalam website marketplace itu sendiri karena siapapun pasti tertarik dan dapat bergabung sehingga rentan perang harga.

Marketplace yang sangat populer di Indonesia diantaranya tokopedia, shopee, bukalapak, lazada, blibli dan lain-lain.

Istilah-istilah Internet marketing.

Banyak yang ingin memulai belajar internet marketing, namun terkendala dengan istilah-istilah aneh di dalamnya. Berikut ini adalah penjelasan mengenai istilah-istilah dalam digital marketing:

  • Landing Page

Landing page merupakan sebuah halaman website yang biasanya berisi konten tentang unique selling point sebuah perusahaan atau produk. Dan didalamnya berisikan CTA untuk menggiring pengunjung halaman tersebut untuk melakukan suatu tindakan lebih lanjut.

  • PPC

PPC atau pay per click merupakan sebuat sistem beriklan dimana si pengiklan dikenakan biaya apabila ada yang meng-klik iklannya.

  • Traffic

Traffic adalah pengunjung suatu website. Traffic tinggi = pengunjung banyak.

  • Organic Traffic

Organic traffic merupakan sebuah traffic yang dihasilkan dari search engine yang bukan iklan. Biasanya organic traffic dihasilkan dari teknik internet marketing SEO (search engine optimization)

  • CTA

CTA atau call to action merupakan sebuah button atau tombol di sebuah halaman website yang berfungsi sebagai ajakan kepada pengunjung untuk melakukan suatu tindakan lebih lanjut seperti “Beli Sekarang”, “Pelajari Lebih Lanjut”, dan lain-lain.

  • Conversion

Conversion merupakan istilah untuk menggambarkan perubahan dari funnel marketing ke funnel marketing yang lebih lanjut. Misalnya dari pengunjung yang hanya sekedar melihat lalu menjadi pembeli.

  • Awareness

Awareness adalah suatu objective dimana perusahaan ingin nama, logo, brand, dan identitas perusahaannya dapat diingat oleh konsumen.

  • Impression

Impression merupakan jumlah iklan perusahaan kita tayang, entah itu diklik atau tidak. 

  • Engagement

Engagement merupakan jumlah interaksi terhadap konten yang kita buat di media sosial atau website.

  • Leads

Leads merupakan jumlah orang yang ingin membeli produk kamu. Mereka belum membeli, akan tetapi mereka sudah menunjukkan ketertarikan terhadap suatu produk.

Untuk beberapa istilah yang membuat kamu bingung, mungkin bisa ditanyakan melalui komentar ya! Sekarang kita lanjut ke inti dari pembahasan ini, yaitu macam-macam teknik internet marketing yang paling umum digunakan.

Teknik internet marketing

1. SEO

SEO termasuk dalam golongan SEM atau search engine marketing. SEM sendiri adalah teknik internet marketing yang mengandalkan pemanfaatan mesin pencari atau search engine sebagai sumber trafficnya.

Search engine optimization atau SEO merupakan suatu seni untuk mengoptimalkan sebuah halaman website agar mendapatkan peringkat yang optimal di mesin pencarian (search engine) seperti Google, Bing, Yahoo, Yandex dan lainnya guna mendapatkan organic traffic yang maksimal.

Faktanya, dari 4,5 Miliar orang yang dapat mengakses internet di dunia, dan Google adalah situs yang paling sering dikunjungi. Lebih dari 5 Miliar pencarian dilakukan orang-orang di mesin pencari google setiap harinya.

situs paling sering dikunjungi di dunia

SEO menjadi sangat populer di kalangan internet marketing karena selain konten viral, hanya SEO lah yang dapat menghasilkan organic traffic.

Biaya yang relatif murah dan dengan jangka waktu yang panjang juga menjadi salah satu faktor SEO sangat baik untuk memasarkan perusahaan atau produk kamu.

Organic traffic adalah traffic yang paling berkualitas karena traffic tersebut berasal dari orang yang mencari secara sadar dengan keyword yang mereka inginkan.

2. Iklan PPC

Iklan PPC (Paid Per Click) merupakan suatu teknik internet marketing yang sangat populer di dunia. Berbeda dengan SEO, PPC merupakan metode iklan berbayar dimana pengiklan hanya akan dikenakan biaya pada setiap iklan yang di klik / click.

Iklan PPC menghasilkan paid traffic atau traffic berbayar. Sedangkan SEO menghasilkan organic traffic atau traffic yang gratis.

Salah satu media ang sering digunakan untuk menerapkan iklan PPC adalah Google Adword. PPC juga termasuk didalam golongan SEM.

Cara kerja PPC biasanya dimulai dengan pemilihan target audience, pemilihan kata kunci, lalu penentuan biaya atau bid yang diinginkan.

Lebih dalam lagi, kita juga bisa mengatur kapan iklan kita ingin ditayangkan, dan kapan iklan kita ingin diberhentikan.

3. Social Media Marketing

Kita tidak bisa memungkiri kekuatan social media sebagai alat pemasaran yang sangat jitu. Tapi dibalik itu semua, teknik Social Media Marketing Sangat dibutuhkan.

social media marketing

Social Media Marketing adalah teknik pemasaran yang memanfaatkan social media sebagai sumber trafficnya.

Social Media Marketing sangat erat hubungannya dengan content marketing karena tujuan utama dari pemanfaatan media sosial  adalah untuk meningkatkan engagement antara perusahaan dengan konsumen dengan konten yang menarik.

Dalam social media marketing juga terdapat opsi iklan ppc guna meningkatkan jangkauan audience agar campaign yang sedang berjalan mendapatkan awareness yang lebih besar.

4. Affiliate Marketing

Affiliate Marketing adalah sistem marketing dengan memberikan komisi kepada seseorang yang berhasil menjual suatu produk melalui media internet marketing apapun.

Affiliate marketing biasanya digunakan oleh marketplace untuk meningkatkan penjualan mereka. Dalam dunia nyata, affiliate marketing sama saja seperti sales rumah yang apabila Ia dapat menjual unit rumah, maka Ia akan mendapatkan komisi sekian persen.

Karena sistem affiliate marketing sangat menjanjikan bagi blogger dan influencer, maka sistem ini patut diperhitungkan untuk digunakan di perusahaan. Selain mendapatkan exposure yang besar dari para peserta, biaya yang dikeluarkan sepadan dengan apa yang dihasilkan yaitu penjualan.

5. Email Marketing

Email Marketing sebenarnya akan sangat efektif untuk proses remarketing. Namun tidak ada salahnya untuk mencoba salah satu media internet marketing ini untuk perusahaan yang baru memulai internet marketing dan tidak memiliki database yang cukup.

Email Marketing adalah proses pemasaran menggunakan email sebagai medianya. Biasanya cara ini digunakan untuk membuat konsumen perusahaan kembali ke website perusahaan atas suatu alasan.

Perusahaan bisa mengirimkan email apabila ada produk baru, promo terbaru, atau penawaran khusus kepada konsumen, sehingga konsumen terpicu untuk mengunjungi website / media sosial perusahaan.

Kendala dari metode email marketing adalah minimnya kesadaran pengguna internet untuk cek email pribadinya. Kendala lainnya adalah perusahaan membutuhkan database yang besar agar pesan tersampaikan dengan luas. 

6. Content Marketing

Content Marketing merupakan sebuah strategi pemasaran yang mengandalkan konten yang relevan dan unik sebagai media untuk menarik perhatian calon konsumen.

Content marketing adalah inti dari semua media internet marketing yang dibahas disini. Tanpa konten yang menarik, relevan dan unik, SEO akan percuma, PPC akan menghabiskan biaya, Social Media Marketing akan sia-sia serta kerugian lainnya.

Konten dapat berbentuk apa saja, misalnya artikel seperti ini, bisa juga sebuah foto yang merepresentasikan campaign perusahaan, dan yang paling menarik perhatian saat ini adalah Video.

Jika poin 1 sampai 5 adalah teknis yang dapat dinilai menggunakan angka, maka content marketing ini adalah proses kreatif dari internet marketing. Buah pemikiran dari content marketing inilah yang akan diimplementasikan kepada teknik-teknik internet marketing lain.

7. Influencer Marketing

Tibalah kita pada influencer marketing, sebuah teknik marketing yang mengandalkan seorang influencer atau yang sering disebut KOL untuk mempromosikan produknya.

KOL (Key Opinion Leader) atau yang sering disebut influencer adalah seseorang / tokoh yang dapat mempengaruhi orang lain dalam konotasi yang positif.

Maka dari itu, untuk menjalankan influencer marketing, kita harus mengetahui siapa audience perusahaan. Selain itu, tentu saja kita harus bisa memilih KOL yang tepat untuk audience kita agar tercapai relevansi antara perusahaan dengan konsumen.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here