stress kerja

Bagi para pekerja ibukota, istilah ‘burnout’ merupakan sesuatu yang tak asing lagi. Burnout sendiri merupakan sebuah istilah yang merujuk pada kondisi psikologi untuk menggambarkan perasaan kegagalan dan kelesuan akibat tuntutan yang terlalu membebankan kemampuan seseorang.

Di dunia kerja sendiri, salah satu gejala burnout yang paling sering ditemui adalah mudah stress, lelah fisik dan emosional, serta sulit fokus pada pekerjaan sederhana sekalipun.

Tak peduli di mana kantornya, entah di ruang kerja konvensional, di rumah, atau di coworking Jakarta, burnout ini bisa menimpa siapa saja dan terjadi di mana saja.

Cara menghindar dari kondisi Burnout

Agar tidak terjebak pada kondisi burnout, kamu harus lebih aware lagi dengan kondisi mentalmu. Tak hanya itu, kamu juga bisa nih melakukan beberapa hal ini untuk menghindarinya:

  1. Berani berkata tidak. Salah satu penyebab mengapa seseorang mengalami burnout adalah banyaknya pekerjaan yang harus diselesaikan namun tubuh sudah mencapai titik maksimalnya. Alhasil, kamu terus memaksa diri untuk mengerjakan semuanya, padahal sebenarnya kamu sudah tak sanggup. Sesekali, tak ada salahnya untuk berkata tidak dan meminta bantuan orang lain untuk mengerjakan pekerjaan, lho. Kalau kamu sudah overload, jangan terima pekerjaan lain yang dibebankan kepadamu.
  2. Hobi di waktu luang. Memiliki hobi menjadi salah satu cara paling ampuh untuk menghindari Sebab hobi ini akan menjadi distraksi dari dunia kerja yang membuat kamu stres dan juga tertekan. Alokasikan sedikit waktu untuk melakukan hobi, di mana kamu bisa bebas berkreasi, dan juga melepaskan semua tekanan di kepala.
  3. Ambil cuti. Jika kamu sudah merasakan tanda-tanda burnout dan susah fokus saat bekerja, itu artinya kamu butuh waktu sejenak untuk menjauhkan diri dari pekerjaan. Jika memungkinkan, ajukan cuti untuk me time dan juga refreshing. Tidak perlu memaksakan diri untuk liburan jika memang tidak bisa, melakukan hal-hal sederhana seperti menonton bioskop, tidur sampai siang, atau menghabiskan diri di salon, juga bisa menjadi salah satu cara untuk meningkatkan semangat kerjamu.
  4. Rencanakan liburan. Hidup tak melulu soal bekerja, lho. Ada kalanya kamu harus memberikan reward kepada diri sendiri setelah bekerja keras. Salah satu caranya adalah dengan merencakan liburan, setahun dua kali, misalnya. Kamu bisa merencakannya dari jauh-jauh hari, sebagai hiburan ketika tekanan di kantor sedang tinggi-tingginya. Jadikan momen liburan ini sebagai cara bagi diri kamu untuk relaksasi dan juga untuk self recharging. Dengan demikian, ketika kembali bekerja, kamu akan lebih fresh dan siap untuk menghadapi tantangan lainnya.

Burnout memang bisa menimpa siapa saja, termasuk kamu. Lebih aware dengan keadaan mental dan fisikmu akan sangat membantu untuk menghindarkan diri dari burnout. Tak hanya itu, meminta bantuan ahli ketika kamu tak bisa lagi mengatasi kondisi ini juga sangat disarankan. Semoga membantu, ya!

Share this to your friends