anak stres

 

Semakin bertambah usia, semakin besar juga tantangan hidup yang harus dilalui, maka tak heran jika banyak orang dewasa yang mengalami stres.

Namun, bagaimana dengan anak-anak? Pernahkah Anda memerhatikan tingkat stres mereka? Pasalnya, anak-anak pun juga rentan mengalami stres, apalagi jika lingkungan dan keluarganya tidak mendukung.

Meski Anda rutin mengajaknya pergi ke tempat arena hiburan keluarga, segera cari solusi jika anak menunjukkan tanda-tanda di bawah ini. Sebab tanda-tanda ini biasanya timbul karena anak merasa tertekan.

  • Sakit tanpa sebab

Tubuh dapat bereaksi ketika seseorang mengalami stres. Oleh sebab itu, saat anak Anda stres, mungkin ia akan merasakan gejala-gejala seperti sakit perut, pusing, demam, bahkan mual.

Namun ketika diperiksa oleh dokter, biasanya tak ada penyebab yang signifikan dan ternyata tidak ada penyakit tertentu yang menyerang tubuh anak.

  • Nafsu makan berubah

Saat anak merasa stres, ada dua kemungkinan nafsu makannya berubah, baik nafsu makan meningkat atau menurun.

Misalnya saja jika sebelumnya anak selalu menghabiskan bekalnya, kini bekalnya selalu bersisa bahkan tidak tersentuh. Bisa juga sebaliknya, nafsu makan anak jadi meningkat, ia jadi tak pernah merasa kenyang padahal baru saja makan.

  • Jadi penakut

Memang wajar jika anak-anak mudah merasa takut. Namun, kenali jika ada yang berbeda dari sikapnya. Jika ia menunjukan rasa takut yang lebih parah dari biasanya, bisa jadi itu merupakan gejala stres.

Sebaiknya Anda tanyakan padanya dan beri perhatian lebih agar anak bisa lebih terbuka dan menjelaskan apa penyebab rasa takutnya.

  • Mudah marah

Sama halnya seperti orang dewasa, ketika sedang stres biasanya emosi tidak stabil. Anak Anda mungkin akan mudah marah dan sering menunjukkan perilaku yang kurang baik seperti membantah, mengeluh, bahkan tantrum.

  • Sering tidak fokus

Selain itu, anak pun akan lebih sulit berkonstentrasi dan sering kehilangan fokus. Baik saat belajar, saat diajak berbicara, atau bahkan saat bermain.  Hal ini wajar dialaminya ketika stres karena ia merasa lelah dengan beban atau pikiran yang ia tanggung.

Nah, jika anak Anda menunjukan gejala-gejala di atas, segera cari solusi atau konsultasi dengan ahli. Sebab jika dibiarkan dalam waktu lama, khawatir anak akan merasa semakin tertekan dan berujung depresi.

Share this to your friends