bayi baru lahir

Kehadiran anak dalam pernikahan adalah impian sebagian besar pasangan suami istri. Tidak terukur bahagia yang dirasakan oleh keduanya serta keluarga besar atas kedatangan keturunan baru mereka.

Eksistensi bayi, meski begitu, bisa menimbulkan gesekan pada beberapa keluarga yang memiliki pola asuh berbeda. Pasalnya, perawatan bayi yang baru lahir membutuhkan keahlian dan ketelitian yang ekstra.

Perbedaan kumpulan informasi, pengetahuan, serta teknologi pada era kakek-nenek dan orang tua bayi merupakan pemicu utama konflik yang terjadi ketika pengasuhan bayi baru lahir.

Oleh karena itu, bila Anda sedang menanti kelahiran buah hati pertama Anda ataupun baru saja melahirkan, beberapa hal tentang newborn di bawah ini perlu Anda ketahui.

  • Jangan merasa kecil hati bila bayi Anda kerap menangis.

Usia 1 hingga 40 hari merupakan masa transisi bayi dari area kandungan ibu ke dunia luar. Pada hari-hari ini, bayi Anda akan menjadi “bos” yang hobi komplen. Pasalnya, ia masih menyesuaikan tubuhnya di lingkungan yang baru.

Anda akan selalu mendengar tangisan anak Anda di semua situasi; saat ia haus, lapar, ingin buang air, ingin dipeluk, juga saat mengantuk.

Jangan bersedih dan putus asa, sebab, pada minggu keenam, anak Anda sudah akan mulai bisa tersenyum dan meracau. Ketika saat ini tiba, semua rasa lelah yang Anda alami, rasanya terbayar lunas.

Naamun Anda harus waspada jika bayi menangis yang disertai dengan gejala lain seperti flu. Sebab berbeda dengan orang dewasa yang bisa mengeluarkan cairan dalam saluran pernapasannya sendiri, bayi membutuhkan alat kesehatan bernama suction pump untuk melakukannya. Jika tidak segera diatasi, maka cairan ini bisa menghambat saluran pernapasan buah hati Anda.

  • Tubuh bayi memang lembek, tapi jangan khawatir!

Tahukah Anda bayi baru lahir memiliki tulang lebih banyak daripada orang dewasa? Ya, bayi baru lahir memiliki 300 tulang, sedangkan orang dewasa memiliki 206 tulang.

Puluhan tulang ini seiring waktu akan menyatu. Salah satu contoh tulang-tulang yang menyatu terdapat pada tengkorak bayi. Tulang-tulang lunak inilah yang membantu bayi mengeluarkan dirinya dari dalam rahim ibunya.

Maka, Anda tidak perlu khawatir tentang bagian lunak pada tubuh bayi. Anda dapat menyentuh bagian atas kepala anak Anda sebagaimana Anda menyentuh bagian lain tubuhnya.

  • Kulit bayi mengerinig itu normal.

Bila Anda melihat kulit bayi baru lahir Anda mulai mongering, Anda tidak perlu khawatir. Keadaan seperti ini adalah wajar, sebab, bayi Anda terbiasa berada dalam area lembab selama sembilan bulan.

Maka, wajar saja ketika ia meninggalkan rahim, kulitnya akan mongering. Anda sebetulnya tidak perlu melakukan apapun untuk mengatasi ini, namun bila Anda khawatir, Anda boleh mengoleskan losion hipoalergenik bayi yang bebas wewangian pada tubuh anak Anda.

  • Bayi tidur dan makan terus itu wajar

Kebanyakan bayi baru lahir akan tidur selama 6 hingga 8 jam hingga usianya sekitar 3 bulan. Mereka juga butuh asupan makanan—dalam bentuk ASI—setiap 2 sampai 3 jam dalam sehari.

Aktivitas inilah yang akan Anda lalui di bulan-bulan awal kehadiran buah hati Anda. Tidak perlu khawatir soal kadar tidur dan makan anak Anda seperti ini, sebab, ini adalah proses tubuh mereka membiasakan diri hidup di luar rahim Anda.

Demikianlah 4 hal yang perlu Anda ketahui tentang bayi baru lahir. Selamat menanti kedatangan buah hati Anda dan juga selamat melewati masa-masa indah bersamanya. Semoga artikel ini bermanfaat, ya.

Share this to your friends