fbpx
Bagikan

Gaya hidup sehat merupakan dambaan semua orang, tentu keputusan ini untuk menjaga badan dan organ agar tetap sehat. Faktanya, tubuh manusia terdiri dari air hingga 60% sampai 70% tergantung berat tubuh [1].

Dengan kadar lebih dari 50% tentu tidak salah memilih air mineral yang baik sebagai sumber terbaik menjaga cairan tubuh. Aktivitas yang berat akan mempercepat hilangnya cairan tubuh, lalu sumber air minum mana yang baik?

Sumber Air Minum yang Baik

Gambar: Doc. Tirto

Perlu diketahui bahwa air sendiri bisa didapatkan hampir dari mana saja, tetapi kandungannya harus menjadi perhatian. Air sungai, tanah, maupun pegunungan sekalipun harus didahului penelitian agar memastikan manfaatnya [2].

Kriteria yang baik untuk air minum layak konsumsi pun sudah dikeluarkan oleh Kementerian Kesehatan RI serta Badan Kesehatan Dunia (WHO). Pedoman konsumsi air yang baik pun juga sudah disarankan dengan minimal 8 gelas per hari [3].

Namun dari berbagai macam kriteria, apa saja hal yang perlu diperhatikan saat sebelum mengonsumsi air putih? Haruskah air yang dikonsumsi bersumber dari air pegunungan?

  1. Cek Sumber Air Minum

Sumber air minum menjadi poin yang penting mengingat setiap kemasan memiliki tempat diperolehnya air hingga layak untuk dikonsumsi. Dr. Joseph Mercola dari American College Nutrition mengatakan bahwa mata air pegunungan merupakan sumber air paling ideal dan baik untuk diminum [2].

Cek sumber air minum

Gambar: Doc. Freepik/lovelyday12

Pasalnya, sumber mata air di pegunungan memiliki berbagai macam kandungan alami di dalamnya. Selain itu kadar pH yang berada di air juga seimbang dan aman bagi tubuh sehingga tidak terlalu asam maupun basa.

  1. Kandungan Air Mineral

Air minum yang biasa dikonsumsi juga memiliki segudang manfaat dan kandungan air mineral yang bermacam-macam. Rupanya air yang bening sekalipun memiliki berbagai macam manfaat untuk tubuh.

Kandungan air mineral

Gambar: Doc. Freepik

Maka dari itu, banyak produk yang berada pada kemasan menyertakan berbagai kandungan di air mineral. Beberapa di antaranya adalah Kalsium yang berfungsi menjaga kesehatan tulang dan gigi [4].

Ada juga Natrium yang berfungsi mengoptimalkan sistem kerja saraf pusat dan otot serta komunikasi otak. Setelah itu Magnesium yang berfungsi mengontraksi otot, produksi energi, dan komunikasi sinyal saraf.

  1. Warna Air Mineral

Air sendiri memiliki indikator yang paling utama yaitu warna. Apakah air mineral harus berwarna bening? Sejatinya air mineral yang aman untuk dikonsumsi harus jernih tanpa ada warna lain baik kekuningan atau kecoklatan.

warna air mineral

Gambar: Doc. Freepik

Penelitian dari Clinical Cases in Mineral and Bone Metabolism menyatakan bahwa air yang diminum wajib jernih atau tidak berwarna [5].

Tentu indikator ini menjadi salah satu tanda bahwa mikroorganisme, atau bahan kimia berbahaya tidak ada di air mineral yang akan dikonsumsi.

  1. Cek Bau dan Rasa Air

Poin penting berikutnya pada air minum adalah bau dan rasa. Pasalnya, air minum yang sehat merupakan air yang memiliki rasa tawar saat diminum tanpa memiliki rasa lain.

Penelitian ini juga diperkuat oleh Clinical Cases in Mineral and Bone Metabolism yang mengatakan bahwa air jernih yang aman diminum juga harus tidak berbau serta tidak berasa [5].

Faktor lain yang menjadi faktor adalah kadar pH yang aman untuk dikonsumsi, biasanya berkisar antara 6,5 hingga 7,5 [2].

Cek Bau dan Rasa Air

Gambar: Doc. Freepik/katemangostar

Air pegunungan memenuhi 4 kriteria utama untuk sumber air minum yang baik untuk dikonsumsi. Sejatinya air sungai, air tanah, hingga air hujan pun bisa dikonsumsi dengan syarat dan ketentuan tertentu.

Selain karena kian tercemarnya lingkungan, kualitas air pun sangat bergantung pada masing-masing lokasi. Khusus air pegunungan menjadi pengecualian karena kerap jauh dari kontaminasi industri atau limbah lokal.

AQUA menerapkan 9 kriteria, 5 syarat dan minimal 1 tahun penelitian oleh para ahli guna mengecek kualitas air di pegunungan. Lebih dari 17 sumber mata air di Indonesia dari Sabang sampai Merauke digunakan untuk keperluan orang banyak [6]. AQUA juga terpercaya lebih dari 45 tahun menghadirkan kesehatan dari tiap tetes air mineral gunung vulkanis. Selain segar, beragam kandungan baik seperti magnesium, kalsium, zinc, silika, dan zat lainnya mampu menyehatkan organ tubuh. Mineral yang terkandung di dalam AQUA juga merupakan mineral yang terlindungi, karena AQUA melindungi ekosistem di sekitar sumber air dan sumber air itu sendiri.

Kamu sudah minum AQUA hari ini?

Referensi:

  1. https://www.sehataqua.co.id/cara-memilih-air-minum-terbaik-untuk-dikonsumsi-setiap-hari
  2. https://hellosehat.com/hidup-sehat/tips-sehat/memilih-air-minum-dalam-kemasan/
  3. www.p2ptm.kemkes.go.id/infographic-p2ptm/hipertensi-penyakit-jantung-dan-pembuluh-darah/apa-saja-syarat-syarat-air-minum
  4. https://doktersehat.com/tips-memilih-air-minum-kemasan/
  5. https://www.ccmbm.com/index.php?PAGE=articolo_dett&ID_ISSUE=932&id_article=7905
  6. https://www.sehataqua.co.id/produk-aqua/
Bagikan