makan permen

Banyak orangtua yang kerap melarang anaknya makan makanan manis, terutama permen. Pasalnya, permen dianggap sebagai musuh utama anak-anak yang mendatangkan dampak negatif pada kesehatan. Mulai dari sakit gigi, batuk, hingga obesitas. Pasalnya, permen tak selalu buruk untuk anak-anak. Terkadang, sama halnya seperti pergi ke wisata bermain keluarga, permen juga membuat anak-anak merasa senang. Selain itu, ada beberapa alasan lain mengapa permen bukanlah musuh yang harus dijauhi anak-anak.

  • Beberapa permen memiliki kandungan gula rendah

Tak dapat dipungkiri, gula memang dapat mendatangkan bahaya pada kesehatan, bahkan kesehatan anak-anak sekalipun. Namun, kini sudah banyak produk permen yang memiliki kandungan gula rendah. Permen-perment ini biasanya dibuat dengan ekstrak buah yang merupakan pemanis alami yang lebih sehat. Rasanya pun tak kalah dengan permen-permen lainnya. Hanya saja, harga permen rendah gula biasanya memang sedikit lebih mahal karena terbuat dari bahan alami.

  • Masih aman dikonsumsi dalam batas wajar

Sebagai orangtua, Anda tak perlu terlalu keras melarang anak mengonsumsi permen karena sebenarnya, permen masih aman dikonsumsi dalam batas wajar. Jadi, biarkan anak Anda mengonsumsi permen ketika ia menginginkannya asal jumlah yang ia konsumsi masih dalam batas wajar. Untuk mencegah kecanduan permen, Anda bisa membatasi jumlah permen yang Anda beli dan hanya menyediakan permen secara eceren di rumah.

  • Baik untuk pencernaan dan kesehatan mental

Tahukah Anda bahwa beberapa permen ternyata baik untuk pencernaan anak? Ya, permen yang terbuat dari bahan-bahan herbal seperti permen jahe bisa membantu melancarkan pencernaan. Kemudian, kandungan permen juga dapat meningkatkan kadar serotonin otak yang berfungsi mengurangi stres dan memperkuat daya ingat.

  • Mengurangi risiko obesitas

Siapa sangka, ternyata permen justru dapat berfungsi mengurangi risiko obesitas. Bagaimana bisa? Mengonsumsi permen ternyata dapat membuat otak berpikir bahwa Anda sedang mengonsumsi makanan, sehingga dapat mengurangi nafsu makan yang berlebih ketika waktu makan tiba. Jika anak Anda memiliki nafsu makan yang berlebih, mengonsumsi permen sebelum waktu makan dapat berguna untuk mengurangi nafsu makannya dan mengurangi risiko obesitas.

Nah, itu dia beberapa alasan mengapa Anda tak selalu harus melarang anak mengonsumsi permen. Semoga bermanfaat! (Rima)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here