Kebijakan Sustainability Royal Golden Eagle untuk Kebaikan Alam dan Lingkungan.gif

Upaya untuk menjaga kelestarian alam dan lingkungan merupakan tanggung jawab semua pihak. Siapapun Anda baik sebagai individu ataupun sebagai bagian dari sebuah perusahaan wajib melakukan sesuatu untuk menjaga lingkungan dan alam sekitar. Hal ini sangat disadari oleh Sukanto Tanoto dalam memimpin korporasi Royal Golden Eagle miliknya. Berbagai kebijakan telah diambil untuk mendukung upaya pelestarian alam dan salah satunya adalah penetapan kebijakan sustainability. 

Kebijakan sustainability merupakan kebijakan yang diambil untuk mendukung pengembangan berkelanjutan dalam berbagai bidang di semua area tempat perusahaan RGE beroperasi. Kebijakan yang diterapkan oleh RGE menjadi landasan untuk semua kegiatan berkelanjutan yang dilakukan oleh perusahaan di bawah naungan RGE. Ketetapan ini juga merupakan bagian dari penerapan filosofi bisnis 5C Royal Golden Eagle, yaitu melakukan hal-hal baik untuk komunitas, negara, iklim, konsumen, dan perusahaan.

Dalam kebijakan ini, ada beberapa aspek yang menjadi pusat perhatian. Setiap aspek memiliki kaitan erat dengan jenis industri serta lingkungan yang berada disekitar perusahaan RGE. Beberapa aspek berkaitan dengan sumber daya alam sementara aspek-aspek lainnya lebih erat kaitannya dengan sumber daya manusia. Dalam hal kebijakan sustainability yang berkaitan dengan alam dan lingkungan, pihak RGE berfokus pada beberapa hal berikut:

  • Sumber bahan baku yang berasal dari sumber terpercaya

Dalam hal ini, pihak RGE mewajibkan semua anak perusahaan untuk menggunakan bahan baku utamanya kayu yang berasal dari sumber-sumber terpercaya. Anak perusahaan RGE seperti Bracell dan APRIL yang bergerak dalam bidang usaha yang menggunakan bahan baku berupa kayu untuk pembuatan kertas dan serat viskosa wajib mematuhi aturan ini. Bahan baku yang dipergunakan berasal dari perkebunan milik sendiri atau didapatkan dari sumber lain yang memanen kayu secara legal dan bukan berasal dari hutan yang dilindungi.

  • Konservasi hutan dan ekosistem
Konservasi hutan dan ekosistem
Sumber : rgei.com

Dimanapun anak perusahaan RGE beroperasi, mereka wajib berperan aktif dalam upaya konservasi hutan dan ekosistem lingkungan yang ada di sekitar mereka. Hutan dan ekosistem menyimpan berbagai kekayaan alam yang akan punah bila tidak dilindungi. Upaya konservasi yang dilakukan akan membantu menjaga kekayaan tersebut agar tidak hilang dan terbabat habis untuk pemenuhan kebutuhan ekonomi yang berlangsung sesaat.

  • Mengurangi jejak karbon

Polusi air maupun polusi udara membawa dampak negatif bagi iklim dan lingkungan. Untuk itu, berbagai upaya perlu dilakukan untuk mengurangi polusi tersebut. Pihak Royal Golden Eagle dalam kebijakan sustainability mereka turut berperan serta dalam upaya pengurangan polusi dengan cara mengurangi jejak karbon. Hal ini dilakukan dengan berbagai metode mulai dari pemanfaatan teknologi modern untuk efisiensi kerja, penggunaan energi alternatif yang lebih ramah lingkungan, dan tentu saja menggunakan prinsip reduce, reuse, recycle secara maksimal dan terus menerus.

  • Kebijakan No Deforestation

Kebijakan ini secara spesifik mengatur kegiatan operasional anak perusahaan RGE untuk tidak melakukan perusakan atau pembukaan hutan untuk lahan perkebunan. Proses asesmen untuk mengidentifikasi kawasan hutan yang termasuk dalam kategori High Carbon Stock (HCS) dan High Conservation Value (HCV) wajib dilakukan sebelum melakukan pembukaan lahan. Hutan-hutan yang masuk dalam kedua kategori tersebut tidak diperkenankan untuk dikembangkan. Bahkan, hutan-hutan tersebut harus terus dilindungi melalui upaya konservasi dan juga restorasi.

Beberapa contoh tersebut hanyalah sebagian kecil dari kebijakan sustainability yang diterapkan oleh Royal Golden Eagle. Ada beberapa aspek lain baik yang berkaitan dengan alam dan lingkungan ataupun sumber daya manusia yang termasuk di dalam kebijakan ini. Melalui proses evaluasi terus menerus, bukan tidak mungkin aspek yang masuk dalam kebijakan sustainability akan ditambahkan sesuai dengan kebutuhan dan kondisi yang ada di lapangan.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here